Mengatasi Kesulitan Kuliah Di Jurusan Desain Komunikasi Visual

Aug 04,2017

Latar belakang

Perjalanan kuliah di jurusan desain komunikasi visual itu sangat pelik. Banyak masalah perkuliahan yang perlu dihadapi para mahasiswa, karena permasalahan setiap orang itu selalu berbeda dan sangat kompleks. Meskipun demikian, memang ada permaslahan yang hampir sama, mirip-mirip dan sejenisnya. Antara lain adalah masalah keluarga, masalah biaya, masalah transportasi, masalah komunikasi, masalah perkuliahan, masalah tugas matakuliah, berkarya dan berprestasi.

Rumusan Masalah

1. Bagaimana menyusun kualitas masalah?

2. Bagaimana mengatasinya?

3. Apa yang perlu dilakukan?

Menyusun kualitas masalah itu perlu memperhatikan pada jarak yang paling dekat, sedang dan paling jauh. Kelompokkan masalah yang biasa dihadapi setiap hari, setiap saat, yang mudah diatasi hingga yang paling sulit.

No Masalah

Persoalan

Pemecahan

1 Keluarga

Biaya hidup

Kewajiban orang tua. Membagi waktu, membantu orang tua mencari kerja tambahan apa saja yang bisa dilakukan dan halal. Mengejar beasiswa.

2 Biaya

Transport, penginapan, makan, berkarya, lomba local, nasional, internasional.

Merancang kebutuhan dana tiap semester semua kegiatan yang akan dilakukan. Menggali sumber dana yang dapat dicapai.

3 Transportasi

Tidak punya kendaraan

Naik bemo, bus kota, nunut teman, gojek, ojek, naik sepeda, jalan kaki

4 Komunikasi

BEM, kelas, dosen, teman, pacar, bicara lisan.

Latihan berbicara di depan teman, lingkungan, kelompok di depan kelas

5 Kuliah

Tidak mengerti-jelas, karya jelek,

Tanya dosen, tanya teman yang lebih mengerti, cari info internet.

6 Salah milih jurusan

Gak nyambung, kehilangan minat berlajar

Pindah jurusan yang benar-benar sesuai dengan minat dan bakat

7 Tugas kuliah

Praktik, karya ilmiah

Memperbanyak berlatih dengan baik dan benar

8 Kualitas Berkarya

Tidak artistic, kurang berkualitas,

Memperhatikan, membandingkan dan mengukur kualitas karya, dengan teman, kakak kelas, internet, dan lingkungan seniman berkualitas

9 Karya ilmiah

Makalah, skripsi, memilih judul yang menarik

Banyak membaca di perpustakaan, membaca dan berlatih teknik menulis, membandingkan karya ilmiah, konsultasi dengan teman yang berpengalaman dan dosen.

10 Ikut lomba

Tidak berprestasi, tidak ada biaya lomba

Meningkatkan berminat ikut lomba, sering ikut lomba local, nasional, internasional – kejar lomba internet

11 Prestasi belajar

Nilai rendah, indeks prestasi tak bertambah, indeks prestasi menurun

Focus, konsentrasi belajar pada tiap mata kuliah, tidak memikirkan hal-hal yang tidak penting

12 Tidak punya alat

Tidak punya hp, komputer, kamera

Belajarlah dengan giat, meningkatkan prestasi, kejarlah beasiswa, kalau tidak mampu beli yang baru, belilah yang bekas asal masih bisa digunakan, kerjasama dengan teman, pinjam alat jurusan bila ada.

13 Mengatur waktu

Waktu belajar, menyelesaikan tugas, olah raga, menulis, melukis, nonton TV, nonton film, belanja, memasak

Mencatat kebutuhan waktu, Membagi waktu sesuai program yang akan dan telah dilakukan.


Personal troubleshooting

Memang masalah itu dimulai dari masalah pribadi atau curhatan masalah orang lain. Bisa apa saja. Kemudian masalah pribadi ini akan berkembang menjadi masalah kelompok, dua orang, tiga orang yaitu lingkungan. Bisa saja lingkungan keluarga, teman sekelas, lingkungan badan eksekutif mahasiswa, lingkungan kelompok lain yang mempengaruhi perkembangan masalah pribadi. jangan membiarkan masalah tersimpan secara terus-menerus. sebab akan mempengaruhi prestasi kuliah, prestasi belajar dan komunikaasi. fokus pada sasaran kuliah, perbaiki masalah hingga tuntas. tingkatkan kualitas belajar, kejar prestasi hingga tercapai.


Merencanakan peningkatan kualitas program

Ini adalah perihal yang sangat jarang dilakukan. Bisa saja orang akan mengganggap kita “sinting”. Sebab tidak semua orang mampu melakukannya dengan baik dan rinci. Perlakuan ini merupakan pelatihan mengatur manajemen waktu, agar semua kegiatan yang dilakukan menjadi terkendali, terkontrol, dan mudah diamati apa-apa yang dibutuhkan untuk menghadapi semua permasalahan yang akan datang. Semua ini adalah jalan yang dapat dipilih, agar cita-cita yang diinginkan dapat tercapai.

Untuk pertama kali yang perlu dilakukan ialah, mencatat semua kegiatan yang dilakukan dalam sehari. Ingat hanya sehari saja. Bila mampu melakukan dalam sehari, diteruskan pada hari yang kedua, ketiga dan seterusnya hingga seminggu. Setelah itu bandingkan berapa waktu yang dibutuhkan untuk istirahat, tidur, belajar, makan, sholat, mengerjakan tugas, menggambar, melukis, menulis, nonton televisi, dan ngobrol dengan teman.

Mulai dari bangun tidur. Catatalah pukul berapa membuka mata dan hitunglah semua waktu yang dibutuhkan untuk semua kegiatan yang dilakukan. Bangun dari tempat tidur, menuju kamar mandi, mencopot baju, buang hajat (kencing, BAB), menyiram tubuh, menggosok gigi, meninggalkan kamar mandi/WC, berganti pakaian, berwudhu, sholat subuh, menonton TV, sarapan pagi, membaca koran/majalah, membuka HP, membaca pesan, menjawab pesan, membuka laptop, menyiapkan buku-buku kuliah, membaca tugas, membaca buku pelajaran, menjawab soal, menulis, mengemas buku dalam tas, memasang sepatu, menyiapkan kendaraan, membersihkan kendaraan, berangkat menuju kampus, memarkir kendaraan, menuju kelas kuliah, ngobrol-diskusi dengan teman, memasuki ruang kuliah, menyisapkan buku catatan-tugas-tugas, mendengarkan materi kuliah, kesempatan bertanya, menjawab pertanyaan, diskusi kelompok, mengukur hasil belajar, mengakhiri perkuliah, menuju tempat parkir, menghidupkan kendaraan, mengendarai sampai rumah, makan siang, berwudhu, sholat dhuhur, tidur siang, bangun sore, berwudhu, sholat ashar, olah raga, baca buku, baca koran, nonton TV, mengerjakan tugas, berwudhu, sholat maghrib, membaca kitab, sholat Isyak, membaca buku, mengerjakan tugas lagi, melukis, menulis, buang hajat, istirahat, merebahkan tubuh, mulai tidur kembali.

Tulislah berapa menit waktu yang diperlukan untuk semua kegiatan yang sudah dilakukan. Kemudian hitunglah rata-rata waktu yang dibutuhkan dalam sehari. Perhatikan bagian mana yang terlalu banyak membutuhkan waktu, bagian mana waktu yang paling sedikit. Kemudian ukurlah sesuai kebutuhan. Bila kekurangan waktu, kita harus menambah. Bila kelebihan harus kita kurangi, sehingga kebutuhan waktu menjadi seimbangan dengan kegiatan yang dilakukan.

Tulislah masalah apa yang tidak dapat diatasi. Pastikan kemana arah yang akan dituju untuk memecahkan masalah yang tidak dapat diatasi. Rumuskan peringkat kualitas mengatasi masalah. Tingkatkan cara untuk menunjang kualitas tercapainya masalah yang dihadapi. Lakukan terus-menerus, sehingga tidak ada lagi masalah yang tidak dapat diatasi.

Mengatur Jadwal

Jadwal kuliah itu sudah ditentukan waktunya. Periksa dengan cermat, masih adakah waktu yang berbenturan dengan kegiatan yang lain. Aturlah skala prioritas, kegiatan apa yang sangat perlu dilakukan dan harus dikerjakan sampai tuntas, sekedar dilakukan, dan mana yang tidak perlu. Kalau sudah siapkan semua perlengkapan untuk menyelesaikan tugas-tugas, bagi waktunya agar tugas yang dikerjakan selesai pada waktu yang telah ditetapkan.

Semoga bermanfaat.